Doa Menyambut Pagi

Diposting pada

Selamat datang di blog lightsislam.com, blog Islami bagi Muslim dan Muslimah. Memuat artikel seputar akidah Islam, fikih, pendidikan anak, wanita, al Qur’an dan hadits. Materi yang di tulis di blog lightsislam.com diambil dari berbagai sumber dengan penambahan bahasa yang sederhana dan tidak mengunakan bahasa yang baku, agar lebih mudah dipahami dan tidak sama persis dengan yang ada di buku. Selamat membaca dan jangan lupa share ke media sosial kamu ya !

Menyambut Pagi

Pagi ialah permulaan hari dalam kerangka memulai kehidupan siang. Pagi sampai sore umumnya kita melakukan aktivitas kerja. Supaya karunia, sukses, dan ada dalam pelindungan Allah Swt, berikut doa menyongsong pagi.

Nabi Muhammad Rasulullah Saw selalu memanjatkan doa khusus untuk semua ummatnya pada pagi hari. Berikut doa yang dipanjatkan Rosul:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Rasulullah Saw tidak menjumpai pagi melainkan bergegas dalam beraktivitas. Seperti yang Allah SWT firmankan:

وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِ وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang.” (QS. Ali Imron [3]: 121)

Doa Menyambut Pagi

Dari Ummu Salamah r.a., bahwasanya Nabi Muhammad saw jika selesai shalat Shubuh selepas salam beliau membaca:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah, Sungguh aku minta kepada-Mua ilmu ilmu yang manfaat, rizki yang baik, dan amal yang diterima”. (HR. Ahmad, Ibnu Majah).

اَللهُمَّ بِكَ اَصْبَحْنَا وَبِكَ اَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَاِلَيْكَ النُّشُوْرُ

“Allohumma bika ashbahna wabika amsaina wabika nahya wabika namutu wailakan nusyur”

(“Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu pagi dan waktu petang dan karena Engkau kami hidup dan mati dan kepada-Mu juga kami akan kembali“).

Doa Pagi Lainnya

“Alloohummaj’al awwala haadzan nahaari sholaahan wa ausathohu najaahan, wa aakhirohu falaahan, yaa arhamar roohimiin”

(Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan, dan pertengahannya suatu kemenangan, dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala penyayang).

Dari Abu Hurairah berkata,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَصْبَحَ قَالَ: اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبَكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُشُوْرُ . وَإِذَا أَمْسَى قَالَ: اَللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bila berada di pagi hari berdoa, ‘Ya Allah, kami berada di pagi hari dengan (rahmat)-Mu, di sore hari dengan (Rahmat)-Mu, kami hidup dengan (rahmat)-Mu, kami mati dengan (rahmat)-Mu, dan kepada-Mulah kami dibangkitkan.”‘ (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Dari Ibnu Umar berkata,

لَمْ يَكُنْ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُ هَؤُلآءِ الْكَلِمَاتِ إِذَا أَصْبَحَ وَإِذَا أَمْسَى اَللَّهُمَّ إِنَِي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدِّنْيَا وَاْلآخِرَةِ اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِيْنِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوْذُ بِعِظَمَتِكَ مِنْ أَنْ أَغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah meninggal-kan doa-doa berikut ini di pagi dan di sore hari, ‘Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu ampunan keselamatan dalam agama dan duniaku, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah kejelekanku dan tentramkanlah hatiku. Ya Allah, lindungilah dari depan dan dari belakangku, sebelah kanan dan kiriku dari atas kepalaku, serta dengan keagungan-Mu aku berlindung dari upaya makar atasku dari bawahku.’” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Demikian doa menyambut pagi atau mengawali siang hari. Wallahu a’lam.*

Sumber : risalahislam.com

Terimakasih Atas kujungannya di blog lightsislam.com. Pastikan kamu agar membagikan postingan ini ke media sosial kamu ya !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *