tata cara sholat idul fitri lengkap dengan niat bacaan sekaligus sunnahnya

Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap Dengan Niat, Bacaan Sekaligus Sunnahnya

Diposting pada

Sebentar lagi, para umat muslim akan menyambut hari kemenangan setelah menunaikan puasa ramadhan selama satu bulan lamanya yakni hari raya idul fitri. Momen berkumpul bersama keluarga dan saling bersilaturahmi menjadi satu dari sekian banyak hal yang biasanya dilakukan pada saat hari raya bagi umat islam ini. Selain bersilaturahmi, hal lain yang biasanya dilakukan oleh umat muslim yaitu menunaikan sholat idul fitri. Sholat idul fitri sendiri dilaksanakan pada pagi hari dan juga hukumnya sunnah muakkad, yakni sangat dianjurkan. Selain itu, sholat idul fitri juga lebih baik jika dikerjakan secara berjamaah meskipun boleh saja dilakukan secara sendiri (munfarid) jika memang benar-benar berhalangan untuk menunaikannya secara berjamaah.

Melaksanakan sholat idul fitri sangat dianjurkan, bahkan untuk wanita yang sedang berhalangan pun tetap dianjurkan untuk datang meskipun harus menjauhi tempat sholat sebagaimana diriwayatkan dalam hadist dari Ummu ‘Athiyah yang mana beliau berkata,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat shalat.” HR. Muslim no. 890, dari Muhammad, dari Ummu ‘Athiyah.

Seperti halnya sholat subuh, sholat idul fitri berjumlah dua rakaat. Meskipun tata cara sholat idul fitri seperti kebanyakan sholat lainnya, namun ada sedikit perbedaan dan juga diakhiri dengan khutbah. Lalu, bagaimana tata cara melaksanakannya? Dilansir dari berbagai sumber, mari kita simak bersama tata cara sholat idul fitri sekaligus sunnahnya di bawah ini.

Tata cara sholat Idul Fitri

1. Niat sholat idul fitri

ushalli sunnata li ‘idil fithri rak’ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

2. Takbiratul ihram

3. Membaca Doa Iftitah

Kabiiraw walhamdu lilaahi katsiran wa subhaanallaahi bukrataw wa’ashiila, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin, Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiin, Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Artinya: “Segala puji yang sebanyak banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang orang yang menyekutukanNya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagiNya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang orang yang berserah diri.”

4. Takbir (takbir zawa-id) sebanyak tujuh kali. Diantara setiap takbir, membaca kalimat tasbih yakni:

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar Artinya: “Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar.”

Bacaan setelah setiap takbir ini tidak dibatasi dengan bacaan di atas saja ya. Kamu juga boleh membaca bacaan lainnya asalkan di dalamnya berisi pujian pada Allah SWT. Dan juga kamu boleh mengangkat tangan ketika takbir-takbir tersebut.

5. Setelah akhir takbir ke tujuh, membaca surat Al Fatihah

6. Dilanjutkan dengan membaca surat lainnya

Jika kamu seorang makmum, maka kamu cukup menyimak surat lainnya yang dibacakan oleh imam.

7. Ruku’ dengan tuma’ninah

8. I’tidal dengan tuma’ninah

9. Sujud dengan tuma’ninah

10. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

11. Sujud kedua dengan tuma’ninah

12. Bangkit dari sujud dan bertakbir

13. Takbir (takbir zawa-id ) lagi sebanyak lima kali, diantara takbir membaca kalimat tasbih seperti di atas kembali

14. Membaca surat Al Fatihah

15. Dilanjutkan dengan membaca surat lainnya

Sama seperti sebelumnya, jika kamu seorang makmum, kamu cukup menyimak surat lainnya yang dibacakan oleh imam.

16. Ruku’ dengan tuma’ninah

17. I’tidal dengan tuma’ninah

18. Sujud dengan tuma’ninah

19. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

20. Sujud kedua dengan tuma’ninah

21. Duduk tasyahud dengan tuma’ninah

22. Salam

23. Mendengarkan khotbah

Meskipun hukum mendengarkan khotbah adalah sunnah, akan lebih baik jika kamu tetap duduk dan mendengarkannya.

Sunnah Sholat Idul Fitri

Dilansir dalam merdeka, berikut adalah hal-hal yang disunahkan sebelum menunaikan sholat idul fitri:

1. Mandi atau membersihkan diri sebelum berangkat ke tempat sholat idul fitri
2. Makan dan minum sebelum berangkat
3. Menggunakan pakaian terbaik yang dimiliki, tentu saja tidak perlu yang baru ataupun mahal
4. Memakai wangi-wangian
5. Menempuh jarak yang berbeda pada saat berangkat dan pulang setelah menunaikan sholat idul fitri.
Nah, itulah tata cara sholat idul fitri sekaligus sunnah menunaikannya. Semoga bermanfaat ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.